Author: Jovie Dhy
•Tuesday, October 25, 2011
Kemaren-kemaren tepatnya pas bulan Ramadhan sampai setelah Lebaran diriku batuk lumayan parah banget...batuk paling parah yang pernah aku derita selama hidupku *cieee.....di dramatisir banget*. Tapi beneran, batuknya sampe ke dada and gak bisa berhenti, kepalaku aja sampe pusing banget, and tiap malam mengganggu tetangga sampai kakak kandungku yang tinggalnya di sebelah rumahku terbangun dan mengetuk pintu kemudian malam-malam memijiti aku dan mengerik bagian leherku dan dadaku, merahnya minta ampun...lalu membuatkanku wedang asam+gula, rasanya agak mendingan tapi gak sembuh juga, masih juga batuk-batuk terus.

Kakakku yang lain memberiku wedang jeruk nipis tiap hari, kemudian Ibuku membuatkanku wedang jahe+gula+kencur. Tapi tumben banget, obat-obatan tradisional yang biasa dipakai untuk menyembuhkan batukku sudah gak mempan lagi kali ini. Batuk dari Ramadhan sampai setelah lebaran masih gak sembuh-sembuh, sampai diriku balik lagi ke Bali di kantor gak bisa berbuat apa-apa batuk sampai klenger, kotoran di tubuh kok kayaknya gak habis-habis padahal sudah aku ludahkan tiap hari sampai dehidrasi. Badan sakit semua, kepala super pusing dan dada rasanya tertusuk-tusuk setiap batuk sakitnya minta ampun, badan demam juga. Sampai akhirnya nyerah mau datang ke dokter temanku *pengobatan alternatif* di Bali karena suaminya sembuh setelah diperiksa 2x, agak mahal sekali periksa diatas 100rb, menurut aku sih gak apa-apa asalkan daripada diriku buang-buang uang untuk beli obat kimia or ke Dokter Umum.

Karena tempat pengobatannya jauh di Gianyar, dan belum ada waktu untuk ke sana..jadi akhirnya diriku sambil Googling juga, aku baca-baca
  • Jeruk nipis sama madu untuk obat batuk"
    ini sih udah nyoba dan ini obatku tiap batuk biasanya sembuh kali ini gak sembuh..
  • Jeruk nipis ama kecap
    Ini juga biasa Ibuku pakai untuk mengobatiku, tapi kali ini gak sembuh juga
  • Obat kimia, seperti Komik, dll?
    Gak berani karena di label bertuliskan, gak boleh untuk orang hamil..jadi diriku gak berani...ini anak pertamaku jadi aku harus jaga bener
  • Biarin aja
    Kata temenku ini adalah efek karena hamil dan batuk karena bawaan bayi...dirinya pas hamil juga batuk-batuk terus *katanya*, jadi dibiarkan saja ntar sembuh sendiri..Waduh, dada sakit banget! tiap hari demam, badan sakit..mulut juga capek setiap detik batuk gak berhenti..belum lagi berapa plastik yang harus aku pakai untuk menampung kotoran, terus berapa kali harus keluar ruangan kantor karena gak enak batuk depan teman kantor...Tidaaak!! aku harus sembuh..
  • Jahe+gula merah
    Ini juga udah nyoba tapi gak sembuh juga...
  • Makan kencur+garam digontor dengan air putih hangat
    Nah..kalau ini kayaknya belum pernah nyoba nih, menurut yang diriku baca..kencurnya hanya dicuci bersih jangan dikupas, kemudian dikunyah dengan garam lalu digontor dengan air hangat..lakukan 2x pagi dan sore. Then besok paginya langsung aku coba, and beneran langsung sembuh gak berdahak lagi sama sekali..kotoran gak keluar lagi, dada juga rasanya plong, langsung hilang sama sekali, aku aja sampai heran banget padahal baru aku coba satu kali and udah aku siapin banyak kencur dan garam yang aku masukkan ke lunch box untuk dibawa ke kantor biar kalo batuk lagi di kantor aku cekokin pakai kencur, tapi ternyata sambuh...*tapi tetep aja sih aku bawa kencur buat persiapan ke kantor yang akhirnya gak aku makan lagi*. Kutunggu sampai besok dan besoknya lagi sudah gak batuk lagi, malam-malam juga gak batuk jadi suami gak berkali-kali terbangun lagi karena batukku. Besok-besoknya buat pemulihan aku makan kencur 1x lagi dan sampai sekarang Alhamdulillah udah gak batuk sama sekali.
Gak nyangka banget yah, malah justru yang murah meriah dan mudah didapatkan yang lebih cepat menyembuhkan. AlhamdulillahiRobbail'Alamiin. So, buat temen-temen kalau mau nyoba silahkan yah..

Apakah temen-temen masih percaya ama obat-obatan Tradisional? Kalau diriku sih emang percaya banget, jadi jika kenapa-kenapa justru yang aku tanya adalah Ibuku and kakak-kakakku "Obatnya apa" karena mereka banyak tahu soal obat-obatan tradisional, and parahnya diriku juga lebih sering cepat sembuh dengan minum obat tradisional daripada obat kimia. Mungkin karena emang sudah terbangun dari kecil biasa hidup seadanya dan makan dari hasil kebun sendiri sedangkan orang tua jarang pegang uang, jadi pas diriku kecil sakit langsung menuju kebun and mengobatiku dengan tumbuh-tumbuhan yang ada di kebun. Dari sakit ringan sampai sakit parahpun tetap aja mencari tumbuh-tumbuhan yang bisa di ramu untuk aku minum.

Sebenarnya bukan karena aku gak percaya dokter or obat kimia yang dijual di pasaran, tapi karena sudah terbiasa dengan obat-obatan tradisional, jadi yah..susah kalau disuruh minum obat kimia or pakai resep dokter..apalagi dokter zaman sekarang beda banget ama dokter waktu aku kecil dulu. Dulu dokter langganan Ibuku selalu memeriksa irish mataku dengan teliti untuk meneliti sakit yang aku derita kemudian bener-bener memeriksa tubuhku, tapi dokter sekarang (maaf) kebanyakan dari mereka hanya bertanya "Apa yang kamu rasakan? bagian sini sakit? sini sakit?" then menebak-nebak sakitku lalu obat yang dipakai untuk mengobati juga sekedar menebak-nebak aja..then kata-kata terakhirnya sebelum diriku cabut dari ruangan konsultasi "Jika 3-7 hari belum sembuh, balik lagi aja kesini dan diperiksa lebih lanjut". Terus setelah dapatin obatnya, hampir tiap kali aku berobat gak jauh-jauh dari obat yang bernama "pain killer" alias "pembunuh rasa sakit" itu kan cuma menghilangkan rasa sakit aja tapi gak mengobat rasa sakit...jadi jika obat habis ya sakit lagi. Masih ada sih dokter yang mungkin seperti dokterku waktu kecil tapi bisa dihitung pakai jari :D.

Duh, ini kasih tips apa curhat yah? kok malah jadi nulis panjang banget...Udah dulu akh..

Related Posts by Categories




Photobucket
This entry was posted on Tuesday, October 25, 2011 and is filed under , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
Post a Comment